Fase Kocak Perkuliahan dari Awal Hingga Akhir. Anak Kuliah Pasti Pernah Mengalami Momen ini~


Citra mahasiswa di mata anak sekolah selalu digambarkan sebagai fase yang paling menyenangkan, memiliki banyak teman yang berbeda, kehidupan yang lebih bebas, dewasa, dan sebagainya. Tidak ada yang salah dengan itu, karena kehidupan seorang mahasiswa juga sangat berbeda dengan kehidupan mahasiswa remaja. Jika itu mungkin masih ha-ha-hee-hee, di perguruan tinggi, setidaknya, lebih tepat sasaran.

Tak heran jika sebagian orang yang baru saja diterima menjadi mahasiswa pasti memiliki semangat yang membara. Saking semangatnya, terkadang mahasiswa baru ini, mereka mahasiswa baru, tidak menyadari bahwa jenjang perkuliahan bisa berubah menjadi panggung paling bergengsi. Tapi ya namanya juga baru pertama kali diperkenalkan, wajar saja dia masih bisa tertawa terbahak-bahak. Jika Anda pernah mengalami apa artinya menjadi seorang mahasiswa, Anda pasti pernah melalui langkah-langkah di bawah ini.

1. Saya bangga dan sangat senang karena saya tidak lagi memakai seragam seperti anak sekolah.

Ilustrasi siswa / Kredit: 3dapartment via 3dapartment.com

Kebanggaan pertama yang muncul setelah menjadi mahasiswa biasanya satu masalah. Dulu, saat kita di sekolah, kita diharuskan memakai seragam setiap hari, tidak seperti siswa. Alih-alih mengenakan seragam yang sama dengan siswa lain, terkadang celana robek bisa dikenakan ke prom. Jika iya, saya merasa sudah menjadi mahasiswa.

2. Keinginan awal untuk melakukan banyak hal. Bergabunglah dengan semua jenis organisasi dan acara

Kehidupan Siswa / Kredit: Thebalance melalui www.thebalance.com

Namanya juga masih baru, yang pasti segala sesuatu yang berhubungan dengan kampus ingin dicicipi. Mulai dari bergabung dengan lembaga, komunitas, kegiatan ekstrakurikuler dan sejenisnya. Dengan satu atau lain cara, semuanya segera mengikuti sekaligus tanpa paparan. Namun, biasanya hal seperti ini hanya berlangsung satu semester, karena semester berikutnya Anda akan menyadari bahwa Anda adalah seorang mahasiswa. kupu-kupu ini lebih baik~

Baca juga:   Curhat Warganet Sering Ditinggal Mama ke Pasar Diam-diam Saat Masih Kecil

3. Semester 1-3 masih penuh semangat, bercita-cita menjadi mahasiswa teladan dan mendapatkan IPK yang bagus.

Semangatnya masih membara / Foto: Educenter via www.educenter.id

Selain mengikuti semua kegiatan kemahasiswaan di kampus, menjadi mahasiswa baru, biasanya di semester 1-3 masih penuh semangat dan cita-cita menjadi mahasiswa teladan. Tidak cukup hanya sampai di situ saja, terkadang pada semester ini banyak orang yang bermimpi memiliki nilai bagus dan bagus atau nilai rata-rata. Hmm, saya tidak tahu bagaimana rasanya menjadi mahasiswa.

4. Semester 4 ke atas mulai bingung, apakah ini benar-benar salah jurusan atau tidak? ️

Sudah bingung / Kredit: Danabrownsmith via danabrownsmith.com

Itu dulu antara semester 1-3, pasalnya kalau sudah semester 4 ke atas biasanya tugas mulai berubah. Memikirkan tugas yang ternyata tidak seperti yang terlihat pada awalnya, kehilangan daya saing hingga jatuh cinta, hingga pertanyaan yang paling penting, seperti memikirkan apakah kita sebenarnya salah jurusan atau tidak. Saya juga kesal kalau tidak bisa mengikuti proses belajarnya, maka memakan waktu lama, dan ternyata spesialisasi yang kita pilih berbeda dengan hati nurani kita. Ini tidak biasa ~

5. Semester terakhir sudah mulai muncul candaan lebih baik menikah daripada kuliah atau ingin menikah~

Kehidupan Siswa/Kredit: Kiplinger melalui danabrownsmith.com

Tingkat pusing mahasiswa yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya sering muncul ketika mereka sudah berada di semester 7 ke atas. Pasalnya, pada tahap ini, kami mahasiswa sudah mengotak-atik berbagai jenis skripsi, penelitian, dan pertanyaan mesum dengan dosen dan pihak kampus. Coba saja perhatikan, pada tahap ini harus ada satu atau dua orang yang selalu sendirian. menceritakan lelucon Saya lebih suka menikah daripada kuliah karena itu membuat saya pusing.

Baca juga:   10 Mitos Jadul dan Paling Terkenal yang Dipercaya Secara Turun-Temurun. Siapa yang Nyebarin sih?

Namun, itu semua tergantung bagaimana kita menyikapinya. Jika niat dan semangat belajar begitu tinggi, maka tidak akan ada masalah dengan segala hal sampai akhir. Tapi jika niatnya kuliah hanya untuk fashion, maka di tengah jalan kamu akan sangat lelah pada awalnya.




https://projectchapman3d.com