Sebelum Balas Chat dari Guru, Pastikan Matamu Benar-Benar Melek. Daripada Jadinya Nanti Ngaco Gini~


Ketika berhadapan dengan seorang guru, baik di tingkat pendidikan apa pun, berbagai jenis etika harus diperhatikan. Mulai dari pengiriman berbasis waktu mengobrolbahasa yang digunakan, dan intinya mampu membedakanmengobrol teman dan guru. Apalagi jika dalam kelompok mengobrol di mana ada banyak orang lain. Kesalahan tidak hanya memalukan bagi diri mereka sendiri, tetapi seluruh kelas dapat dihancurkan jika gurunya peka.

Itulah sebabnya, ketika kita ingin menghubungi seorang guru, pertama-tama kita harus memastikan bahwa mata kita benar-benar melek huruf dan sepenuhnya sadar. Apalagi jika Anda baru saja bangun dan kesadaran Anda belum sepenuhnya terkumpul. Alih-alih mendapatkan jawaban yang mudah dibaca, itu menjadi topik pembicaraan di ruang staf. Pokoknya jangan kayak orang di bawah, ngeri. ️

1. Ya, jadi wajar saja memberi nama kontak teman di ponsel. Jangan aneh-aneh khadi!

Di sinilah Anda dapat membuat kehebohan / Foto: Twitter via twitter.com

2. Bahasa yang baik, sopan dan dapat dimengerti. Namun jika ingin menggunakan emotes, lihatlah terlebih dahulu. Jangan seperti itu

Karena emoji / Foto: Twitter bluesraynia via twitter.com

3. Sekali lagi, jika Anda tidak memperhatikan masalah emoji ini, itu bisa sangat merepotkan, terutama jika Anda mengirim emoji yang salah ke guru yang tidak bisa diajak bercanda~

Lagi-lagi karena emoticon / Foto: Twitter Tahtaugo via twitter.com

4. Bagi teman-teman Korea-Korea yang tingkat fanatismenya sudah tidak bisa dinilai, kalau menyimpan foto idolanya hati-hati ya? Pokoknya jangan salah kirim :’)

Friends of Korea / Foto: Twitter via twitter.com

5. Sangat membantu jika berbicara dengan guru atau dosen dalam kelompok, usahakan jangan menggunakan bahasa daerah ya? teman-teman! :’)

Memberiku harapan / Foto: Twitter Gabithajihan via twitter.com

6. Percayalah, jika guru Anda memberi Anda saran seperti itu, Anda sebaiknya berdoa dengan suara keras. Keselamatan nomor satu~

Kekhawatiran/Kredit Mendadak: twitter via twitter.com

7. Bisakah kamu melakukannya dengan berpura-pura sebagai adikmu? Jadi jangan terlalu banyak menggunakan koleksi gambar atau meme yang aneh-aneh agar tidak terlalu sering salah kirim pesan.

Kebanyakan meme/Kredit: Twitter Poetrynabeela via twitter.com

8. Tidak ada salahnya lagi, saya malu karena saya pikir saya ingin menggoda guru juga. Tunggu, ini ujian~

Ini sangat buruk / Foto: Twitter beeblestae via twitter.com

sembilan. Hai! Orang-orang ini jika ballezin mengobrol dalam grup, lihat mengobrol Siapa yang ingin Anda balas terlebih dahulu? ️

Salah bal / Foto: Twitter Sprezzatura28 via twitter.com

10. Wow, saya yang pertama terkesiap, jadi saya tidak tahu harus berkata apa mengobrol yang. Gak mau pingsan ya~ :’)

Asalkan menyebalkan / Foto: Twitter sweethyuniee via twitter.com

11. Karena semua pelajarannya online, sepertinya ada banyak cerita bodoh seperti itu. Hati-hati oke teman-teman~

Malu/Kredit Maksimum: Twitter Aisqita via twitter.com

Terlepas dari penting tidaknya apa yang ingin disampaikan atau ditanggapi oleh guru, akan lebih baik jika tetap berpegang pada aturan etika. Pasalnya, banyak juga kasus orang tidak lulus kuliah hanya karena hal sederhana tersebut. Ingat hindari mengobrol Guru ketika dia baru saja bangun

Baca juga:   Cuma Modal Chat Saban Hari, Bilangnya Udah Berjuang. Cowok Kayak Gini Banyak Banget nih! :(




https://projectchapman3d.com